Friday, September 11, 2015

Misteri Ketindihan Saat Tidur

misteri ketindihan
 
Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? Tenang, Anda bukan sedang diganggu mahkluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya!
KEJADIAN ini sering saya alami sejak zaman SMA, bahkan hingga sekarang (meski frekuensinya sudah sangat berkurang). Saat hendak bangun dari tidur atau baru saja terlelap, saya merasa seperti ditindih sesuatu. Ini membuat saya sulit bangun ataupun berteriak minta tolong. Lalu, ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali.
Setelah itu, biasanya saya tidak berani tidur. Takut kesadaran saya hilang atau kejadian itu berulang lagi. Apalagi saat kejadian, saya seperti melihat sebuah bayangan di kegelapan. Pernah saya saya bercerita tentang hal ini pada ibu saya. Beliau mengatakan saya mengalami tindihan. Dan menurut kepercayaan orang tua, yang menindih adalah makhluk halus. Ih, seram ya! Namun, logika saya berusaha mencari penjelasan ilmiah. Inilah hasilnya

Sleep Paralysis

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.
Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

Kurang Tidur

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM). Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.
Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).
Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.
Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Jangan Anggap Remeh

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.
Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.
Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.
Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.
Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.
Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara
– Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.
– Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.
– Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.
– Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.
– Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.
– Di budaya Tuki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.
– Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.
– Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.
– Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.
– Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.
– Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.
BGiBola
Thursday, September 10, 2015

Library Function pada C dan C++

Salah satu fungsi library yang telah diperkenalkan yaitu cout yaitu untuk mencetak ke layar monitor. Fungsi dikelompokkan menurut jenis dan sifatnya dan disimpan didalam sebuah file yang berekstensi .h. Sebagai contoh fungsi yang digunakan untuk mencetak ke layar monitor (cout) disimpan pada file iostream.h. Library iostream.h Standard Input / Output Streams Library. Elemen iostream library (char instantion) : Classes :
ios_base Base
ios
istream
ostream
iostream
ifstream
ofstream
fstream
istringstream
ostringstream
stringtream
streambuf
filebuf
stringbuf
Objects :
cin
cout
cerr
clog
Types :
fpos :
streamoff
streampos
streamsize
Manipulators :
boolalpha
dec
endl
ends
fixed
flush
hex
internal
left
noboolalpha
noshowbase
noshowpoint
noshowpos
noskipws
nounitbuf
nouppercase
oct
resetiosflags
right
scientific
setbase
setfill
setiosflags
setprecision
setw
showbase
showpoint
showpos
skipws
unitbuf
uppercase
ws
Objek iostream mewarisi semua anggota yaitu istream dan ostream, sehingga mampu melakukan kedua operasi input dan output.
  • Library stdio.h Library stdio.h adalah library pada bahasa C yang digunakan untuk operasi input output (stdio = Standard Input and Output). Tanpa menggunakan library ini maka perintah - perintah input/output tidak dapat dieksekusi atau dijalankan. Library Functions :
    clearr()
    fclose()
    fccloseall()
    fdopen()
    fflush()
    fgetc()
    fgetchar()
    fgetpos()
    fgets()
    flushall()
    fopen()
    fprint()
    fputc()
    fputchar()
    fputs()
    fread()
    free()
    freopen()
    fscan()
    fseek()
    fsetpos()
    ftell()
    fwrite()
    gets()
    getw()
    perror()
    printf()
    puts()
    putw()
    rename()
    rewind()
    scanf()
    unlink()
    Library Macroes :
    feof(f)
    ferror(f)
    fileno(f)
    getch(f)
    getchar(f)
    putchar(f)
    remove(path)
    Contoh penggunaan library stdio.h dengan library functions printf() dalam program : #include int main() { printf ("saya siswa al bahri\n"); printf ("selamat datang di SMK Al Bahri"); return 0; } Contoh penggunaan library stdio.h dengan library functions puts() dalam program : #include #include using namespace std; int main() { char x[20]="SMK Al Bahri"; puts("Sekolah terbaik di kota bekasi "); puts(x); return 0; } Library math.h Library math.h merupakan sebuah library yang disediakan untuk melakukan perhitungan secara matematika. Library Functions :
    abs()
    acosh()
    asin()
    atan()
    atan2()
    atof()
    ceil()
    cos()
    cosh()
    exp()
    fabs()
    floor()
    fmod()
    labs()
    ldexp()
    log()
    log10()
    pow()
    sin()
    sinh()
    sqrt()
    tan()
    tanh()
    Contoh penggunaan library math.h dengan library functions cos() dan sin() dalam program : //Penggunaan library math.h #include #include using namespace std; int main(){ double kecepatan, jarak, sudut; kecepatan=20; sudut=25; jarak = 2*kecepatan*kecepatan*sin(sudut*3.14/180)*cos(sudut*3.14/180)/9.8; cout<<"Jarak = "< abs()
    atof()
    atoi()
    atol()
    div()
    exit()
    free()
    ldiv()
    malloc()
    rand()
    srand()
    system()
    Library Macroes :
    abs(x)
    atoi(s)
    random(num)
    randomize()
    Contoh penggunaan library stdlib.h dengan library functions atoi() dalam program : //Penggunaan library stdlib.h #include #include using namespace std; int main(){ char karakter[8]="12.3AB"; int nilai; nilai=atoi(karakter); cout< strcpy()
    strcat()
    strchr()
    strcmp()
    strlen()
    Contoh penggunaan library string.h dengan library functions strcpy() dalam program : //Penggunaan library string.h #include #include using namespace std; int main() { char info [30]; strcpy(info,"Nama:RAHMAT HIDAYAT"); cout< clrscr()
    getch()
    getche()
    gotoxy()
    khbit()
    putch()
    Contoh penggunaan library conio.h dengan library funtions getche() atau getch() dalam program : //Penggunaan library conio.h #include #include using namespace std; int main() { cout<< "hai, selamt datang di SMK AL BAHRI\n"; getche(); } Library io.h Library Functions :
    access()
    _close()
    close()
    _creat()
    eof()
    filelenght()
    _open()
    open()
    _read()
    read()
    _write()
    write()
    Library ctype.h Library Functions :
    stlower()
    toupper()
    Library Macroes :
    isalnum( c)
    isalpha( c)
    isascii( c)
    iscntrl( c)
    isdigit( c)
    isgraph( c)
    islower( c)
    isprint( c)
    ispunct( c)
    isspace( c)
    isupper( c)
    isxdigit( c)
    toascii( c)
    _tolower( c)
    _toupper( c)
    Salah satu fungsi library yang telah diperkenalkan yaitu cout yaitu untuk mencetak ke layar monitor. Fungsi dikelompokkan menurut jenis dan sifatnya dan disimpan didalam sebuah file yang berekstensi .h. Sebagai contoh fungsi yang digunakan untuk mencetak ke layar monitor (cout) disimpan pada file iostream.h. Library iostream.h Standard Input / Output Streams Library. Elemen iostream library (char instantion) : Classes :
    ios_base Base
    ios
    istream
    ostream
    iostream
    ifstream
    ofstream
    fstream
    istringstream
    ostringstream
    stringtream
    streambuf
    filebuf
    stringbuf
    Objects :
    cin
    cout
    cerr
    clog
    Types :
    fpos :
    streamoff
    streampos
    streamsize
    Manipulators :
    boolalpha
    dec
    endl
    ends
    fixed
    flush
    hex
    internal
    left
    noboolalpha
    noshowbase
    noshowpoint
    noshowpos
    noskipws
    nounitbuf
    nouppercase
    oct
    resetiosflags
    right
    scientific
    setbase
    setfill
    setiosflags
    setprecision
    setw
    showbase
    showpoint
    showpos
    skipws
    unitbuf
    uppercase
    ws
    Objek iostream mewarisi semua anggota yaitu istream dan ostream, sehingga mampu melakukan kedua operasi input dan output.
  • Library stdio.h Library stdio.h adalah library pada bahasa C yang digunakan untuk operasi input output (stdio = Standard Input and Output). Tanpa menggunakan library ini maka perintah - perintah input/output tidak dapat dieksekusi atau dijalankan. Library Functions :
    clearr()
    fclose()
    fccloseall()
    fdopen()
    fflush()
    fgetc()
    fgetchar()
    fgetpos()
    fgets()
    flushall()
    fopen()
    fprint()
    fputc()
    fputchar()
    fputs()
    fread()
    free()
    freopen()
    fscan()
    fseek()
    fsetpos()
    ftell()
    fwrite()
    gets()
    getw()
    perror()
    printf()
    puts()
    putw()
    rename()
    rewind()
    scanf()
    unlink()
    Library Macroes :
    feof(f)
    ferror(f)
    fileno(f)
    getch(f)
    getchar(f)
    putchar(f)
    remove(path)
    Contoh penggunaan library stdio.h dengan library functions printf() dalam program : #include int main() { printf ("saya siswa al bahri\n"); printf ("selamat datang di SMK Al Bahri"); return 0; } Contoh penggunaan library stdio.h dengan library functions puts() dalam program : #include #include using namespace std; int main() { char x[20]="SMK Al Bahri"; puts("Sekolah terbaik di kota bekasi "); puts(x); return 0; } Library math.h Library math.h merupakan sebuah library yang disediakan untuk melakukan perhitungan secara matematika. Library Functions :
    abs()
    acosh()
    asin()
    atan()
    atan2()
    atof()
    ceil()
    cos()
    cosh()
    exp()
    fabs()
    floor()
    fmod()
    labs()
    ldexp()
    log()
    log10()
    pow()
    sin()
    sinh()
    sqrt()
    tan()
    tanh()
    Contoh penggunaan library math.h dengan library functions cos() dan sin() dalam program : //Penggunaan library math.h #include #include using namespace std; int main(){ double kecepatan, jarak, sudut; kecepatan=20; sudut=25; jarak = 2*kecepatan*kecepatan*sin(sudut*3.14/180)*cos(sudut*3.14/180)/9.8; cout<<"Jarak = "< abs()
    atof()
    atoi()
    atol()
    div()
    exit()
    free()
    ldiv()
    malloc()
    rand()
    srand()
    system()
    Library Macroes :
    abs(x)
    atoi(s)
    random(num)
    randomize()
    Contoh penggunaan library stdlib.h dengan library functions atoi() dalam program : //Penggunaan library stdlib.h #include #include using namespace std; int main(){ char karakter[8]="12.3AB"; int nilai; nilai=atoi(karakter); cout< strcpy()
    strcat()
    strchr()
    strcmp()
    strlen()
    Contoh penggunaan library string.h dengan library functions strcpy() dalam program : //Penggunaan library string.h #include #include using namespace std; int main() { char info [30]; strcpy(info,"Nama:RAHMAT HIDAYAT"); cout< clrscr()
    getch()
    getche()
    gotoxy()
    khbit()
    putch()
    Contoh penggunaan library conio.h dengan library funtions getche() atau getch() dalam program : //Penggunaan library conio.h #include #include using namespace std; int main() { cout<< "hai, selamt datang di SMK AL BAHRI\n"; getche(); } Library io.h Library Functions :
    access()
    _close()
    close()
    _creat()
    eof()
    filelenght()
    _open()
    open()
    _read()
    read()
    _write()
    write()
    Library ctype.h Library Functions :
    stlower()
    toupper()
    Library Macroes :
    isalnum( c)
    isalpha( c)
    isascii( c)
    iscntrl( c)
    isdigit( c)
    isgraph( c)
    islower( c)
    isprint( c)
    ispunct( c)
    isspace( c)
    isupper( c)
    isxdigit( c)
    toascii( c)
    _tolower( c)
    _toupper( c)
  • BGiBola